Home / kegiatan / Pertemuan Berkala Rapat Pleno Bangunan Gedung Hijau bulan Agustus 2018

Pertemuan Berkala Rapat Pleno Bangunan Gedung Hijau bulan Agustus 2018

Jakarta, 29 Agustus 2018.  Kedeputian Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup kembali menyelenggarakan Pertemuan berkala bangunan gedung hijau. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Deputi Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup dengan  dihadiri oleh 50 peserta rapat yang terdiri dari para pemangku kepentingan terkait, yaitu: unsur dari Pemerintah Pusat (Kementerian PUPR); Pemerintah Daerah Prov. DKI Jakarta (Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dinas Perindustrian dan Energi (DPE), DPMPTSP, Dinas Kehutanan, Dinas Sumber Daya Air,  DKUKMP, Dinas Kesehatan, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Pendidikan, Diskominfotik, Biro Peekonomian, Biro Umum, Biro Administrasi ; BUMD (PD. PAM Jaya dan PD. PAL Jaya); Asosiasi (Green Building Council Indonesia (GBCI), Green Product Council Indonesia (GPCI))Lembaga Non Pemerintah (Indonesia Institute for Energy Economic (IIEE)., ICLEI, Citynet, C40) dan Mahasiswa Kerja Praktek TRLH (Jurusan arsitektur Universitas Diponegoro)

Pertemuan Berkala Pleno Bangunan Gedung Hijau selalu digelar setiap bulannya oleh Kedeputian Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup untuk mendiskusikan perkembangan program/kegiatan, ide dan masukan mengenai penerapan BGH di DKI Jakarta.

Rapat Pleno kali ini diisi oleh pemaparan para Narasumber dari International Council for Local Environmental Initiatives (ICLEI), Indonesia Institute for Energy Economic (IIEE), Green Building Council Indonesia (GBCI). Adapun Agenda diskusi pada Pleno BGH bulan Agustus 2018,adalah:

  1. “Pengembangan Program Percepatan Pencapaian Penurunan Emisi GRK DKI Jakarta” disampaikan oleh Slamet Darroyni dari ICLEI Indonesia
  2. Program Duta Energi “Awareness Raising Penerapan Surya Atap dan Konservasi Energi di Sekolah” oleh Ibu Ade Djunaenah dari IIEE
  3. “Pola Bijak Penggunaan Air Jakarta dalam Upaya Konservasi Air Menuju Jakarta yang Berkelanjutan” oleh Bpk. Iparman dari GBCI
  4. Progres Revisi Pergub 38/2012 tentang Bangunan Gedung Hijau oleh DPMPTSP
  5. Progres Implementasi Ingub 30/2017 tentang Percepatan Pengembangan Kawasan Rusunawa Daan Mogot sebagai Kawasan Hijau oleh Dinas PRKP

Secara singkat, Hal utama yang disampaikan dan dapat dijadikan sebagai pembelajaran dari Rapat Pleno Bangunan Gedung Hijau bulan Agustus 2018 adalah:

  • “Pengembangan Program Percepatan Pencapaian Penurunan Emisi GRK DKI Jakarta” . ICLEI merupakan salah satu mitra Pemprov. DKI Jakarta dalam program Ambitious City Promises (ACP). Tujuan dari program ACP ini adalah untuk mendukung terciptanya “Ikhtiar Kota” dalam berkontribusi terhadap target mitigasi GRK nasional melalui rencana dan kegiatan mitigasi ambisius kota-kota besar di Asia Tenggara, melalui: (i) menetapkan komitmen kuat pengurangan gas rumah kaca, (ii) rencana aksi iklim lokal yang diarahkan oleh target-target konkrit, (iii) meningkatkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, (iv) strategi terintegrasi. Program ini akan fokus pada kota model (DKI Jakarta) dalam melakukan pendataan gas rumah kaca, penyusunan visi dan misi serta target pengurangan emisi yang ambisius namun konkrit,  terukur dengan rencana aksi mitigasi yang komprehensif berbasis penguatan ekonomi dan daya saing lokal serta keterlibatan jejaring pemangku kepentingan yang luas antara pemerintah nasional, daerah dan masyarakat serta swasta pada beragam kebijakan perkotaan.
    Kedepannya, ICLEI bersama dengan Pemprov.DKI Jakarta akan bekerjasama dalam menyelenggarakan Lokakarya City-Business Collaboration for Ambitious City Promises (CiBiX) pada tanggal 23 Oktober 2018.  Acara tersebut ditujukan untuk merealisasikan janji aksi iklim dan strategi pembangunan rendah emisi dengan cara membina kemitraan publik-swasta yang kuat
  • Program Duta Energi “Awareness Raising Penerapan Surya Atap dan Konservasi Energi di Sekolah” . IEE merupakan organisasi nirlaba dan non-pemerintah yang didirikan dengan tujuan untuk meningkatkan studi ekonomi energi, serta memotivasi dan mendukung kebijakan-kebijakan nasional tentang pengembangan baik kebijakan maupun pemanfaatan sumber daya energi di Indonesia. Salah satu program IIEE ADALAH Program Peningkatan Kesadaran Efisiensi Energi dan Konservasi Energi di Sektor Pendidikan dan Lomba Konservasi Energi melalui kopetensi pemilihan Duta Hemat Energi kepada guru sekolah. Dukungan nyata yang diberikan oleh IIEE terhadap penghematan energi di lingkungan gedung sekolah adalah melalui bantuan memberikan lampu hemat energi sebanyak 100 (LED) untuk  sekolah.
  • “Pola Bijak Penggunaan Air Jakarta dalam Upaya Konservasi Air Menuju Jakarta yang Berkelanjutan” . dalam pemaparannya, GBCI menyampaikan beberapa poin terkait prinsip penyusunan kebijakan tata air, yaitu melalui:(a) Mengembangkan perencanaan pemanfaatan sumber daya air yang lebih komprehensif dengan memperhatikan kaidah keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan lingkungan), untuk memperkuat kolaborasi antar lini dan aksi strategis yang lebih mempunyai dampak., (b) Mengembangkan skema pembiayaan dalam kegiatan perawatan infrastruktur air yang sudah ada, dan lebih lanjut lagi peningkatan kualitas infrastruktur termasuk pengadaan sarana baru untuk meningkatkan kualitas penyediaan air dan (c) Peningkatan inovasi teknologi dalam pengelolaan air yang dapat memberikan tingkat efisiensi yang lebih baik, dengan proyeksi pemakaian teknologi ini akan lebih menguntungkan di masa mendatang

Hasil dari diskusi pada Rapat Pleno Bangunan Gedung Hijau pada bulan Agustus 2018 ini, akan ditindaklanjuti dengan rapat terpisah oleh Kedeputian TRLH, adapun perihal yang akan didiskusikan secara terfokus bersama SKPD terkait dan IIEE adalah penerapan surya atap pada gedung sekolah.

Baca juga

Pertemuan Berkala Forum Bangunan Gedung Hijau

Kedeputian bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup kembali menyelenggarakan Pertemuan Berkala Forum Bangunan Gedung Hijau/Green …